Tentang Ahli

Siapa sebenarnya penulis yang selau menjawab pertanyaan para pembaca di situs IklanIndonesia.web.id, apakah seorang ahli, bagaimana pendidikannya, latar belakang keluarganya dan seabreg hal yang diketahuinya ? Itu salah satu pertanyaan yang sering diajukan oleh pembaca, mereka selalu menanyakan siapa nama penulis, darimana , tinggal dimana dan pertanyaan pertanyaan lain.,

Apakah anda juga ingin mengetahui penulis sebagaimana yang lain? Dengan tegas dan gamblang maka akan saya jelaskan secara singkat disini. Pada dasarnya penulis bukan siapa siapa, hanya manusia biasa yang sedang belajar dari segala kesalahan dalam hidup. Saat ini punya hutang dosa yang demikian tinggi kepada Alloh SWT , lupa kurang bersyukur dan sering lupa dengan kenikmatan kenikmatan yang telah Tuhan berikan. Saya tidak tahu apakah anda juga punya hutang dosa atau tidak kepada Tuhan (biar hati anda yang menjawabnya )

Jika anda bertanya mengenai nama saya maka tidak akan saya jawab secara lengkap , saya biasanya dipanggil dengan sebutan Pak Mif hingga Mbah Mif , ini bukan tanpa maksud atau tanpa tujuan, namun saya malu dengan nama saya sendiri. Sebenarnya nama saya mengandung arti yang sangat baik, tetapi perilaku dimasa lalu tidak sebaik nama yang jadi doa orang tua.

Saya berharap anda tidak kecewa ketika saya belum menyebutkan nama secara langsung melalui media ini. Saya malu kepada Alloh , malu belum bisa berbuat dan beribadah sebaik yang diperintahkan oleh agama, pernahkah anda juga bertanya , apakah ibadah yang selama ini anda kerjakan masih sebatas ritual dan doa doa saja lalu menganggap telah menjalankan ibadah sesuai perintah agama ? (Mohon direnungkan secara jujur dengan kebersihan hati )

Bagaimana status saya saat ini, apakah masih single atau sudah menikah ? Kalau masih single maka ada kemungkinan saya akan mendekati salah satu pembaca untuk saya jadikan istri yang sebaik baiknya. Namun itu tak mungkin, karena saya sudah menikah dengan wanita baik yang sangat setia, cantik dan sabar . Saya katakan cantik karena memang ia merupakan salah satu wanita yang paling memahami dan bisa mengerti hal hal yang sebelumnya tak dipahami oleh mantan mantan saya.Jujur saja , saya pernah punya mantan lebih dari 19 wanita.

Mengapa bisa punya mantan hingga 19 , apakah saya seorang playboy? Jelas bukan, sebab saya tidak ganteng dan tak ada keunggulan fisik yang biasanya menjadi daya tarik seorang perempuan, namun saya tidak bisa mendustai kalau mantan mantan saya juga tak kalah cantik dengan celebriti lokal atau di level kabupaten Rata rata kulitnya kuning / putih dan berwajah bersih. Anggap saja semuanya cantik, karena saya tak mau membeda bedakan paras pada seorang manusia. Saya percaya Tuhan telah menciptakan tiap makhluk dalam keadaan sempurna dan sebaik baik bentuk.

Kenapa gonta ganti pacar hingga sampai 19 ? Siapa yang menghendaki hal itu sebenarnya tak ada, selama membina hubungan saya selalu mencoba untuk setia dan tidak melakukan pengkhianatan, mereka yang mengambil keputusan untuk menghentikan hubungan , karena menganggap kalau saya tidak perhatian. Saya tak pernah menyalahkan mantan, sebab rasa cinta saya juga selalu dibatasi maksimal 70 % saja.

Mungkin anda kaget, saya memang tak bisa mengatakan dengan sepenuh hati akan mencintai seorang wanita, sebab saya malah takut jangan jangan itu akan menjadi titik kelemahan yang mendatangkan masalah dikemudian hari. Kalau anda mencintai satu orang saja, bagaimana rasa cinta yang engkau berikan kepada Tuhan yang sudah memberikan segalanya dalam hidupmu siang dan malam kawan…?

Ada yang meminta hubungan diputuskan ketika saya tak bisa memenuhi harapannya, mungkin bagi anda itu hal kecil , namun saya malu melakukan. Saat itu ia minta dicium dan dipeluk, namun saya tak pernah melakukannya. Saya disebut sebagai lelaki kuno namun saya hanya tertawa dalam hati. Lebih baik kuno tetapi tidak menyakiti hatinya hingga mendatangkan penyesalan dikemudian hari.

Sebagian dari mereka minta balikan, padahal saat itu saya pun sudah punya kekasih baru, saya hanya heran mengapa mereka tidak konsisten dengan keputusannya sendiri, sebab bagi saya sekali diputuskan maka akan berlaku seterusnya tanpa kompromi apapun. Mengapa demikian? Karena hakekat keputusan bukan berasal dari kehendak manusia semata, namun ada campur tangan kekuasaan Alloh SWT di dalamnya.

19 mantan yang pernah ada dalam perjalanan hidup saya semua minta balikan, sayang sekali segalanya sudah terlambat , saya tak akan kembali pada seorang hanya karena merasa kasihan atau perasaan yang tak bisa diubahnya kembali. Keputusan menikah dengan wanita sekarang merupakan tindakan yang akan diteruskan untuk selamanya.

Beberapa sahabat dekat pernah menyayangkan sikap bodoh saya yang tak mau menerima tawaran pada saat si wanita minta dicium dan ini itu. Sekali lagi saya hanya tertawa dalam hati sambil mengatakan kalau memang sudah menikah ya mau saja, kan saat itu baru sebatas pacaran dan belum jelas apa yang akan terjadi esok hari.

Bagaimana kalau bertindak diluar batas, lalu akhirnya kita tak bisa setia dan meninggalkan kenangan buruk yang membuat seorang wanita hancur ? Sebenarnya pangkal dari semua sikap yang saya ambil adalah atas didikan orang tua dan para guru spiritual , saya dibesarkan dalam keluarga yang taat beragama dengan dididikan sangat keras untuk selalu berbuat baik kepada sesama dimanapun dan kapanpun.

Figur seorang ibu telah menjadi inspirasi , sekaligus motivasi kuat bagi saya untuk tetap teguh melaksanakan nasehat nasehat baiknya sepanjang hidup. Hari ini saya memahami ketika dulu ibu selalu marah dan keras ketika tahu saya melakukan kesalahan. Jujur saja semasa kecil saya malah senang ketika kena marah , karena saat itulah saya bisa tertawa,saya hanya tersenyum kalau dimarahi meski itu akan berdampak pada penjeweran telinga. Ha ha ha..

Betapapun sakitnya ketika dimarahi maka saya tak pernah menjawab kemarahan orang tua, kata kata mereka tak pernah saya bantah meski saya tahu kadang orang tua pun bisa berprasangka yang kurang akurat kepada anaknya.Tetapi saya lebih percaya kepada Alloh SWT, orang tua adalah wakil langsung yang ditakdirkan Tuhan untuk membimbing kita di dalam keluarga.

Bagaimana dengan pendidikan,pekerjaan dan aktivitas saya hari ini? Untuk pendidikan saya berhasil menempuh hingga jenjang SLTA, tepatnya dari madrasah aliyah atau setingkat SMA. Sempat mengenyam pendidikan di salah satu perguruan tinggi negeri yang ada di jawa tengah, namun hanya satu semester saja.

Apakah saya dikeluarkan? Tidak, saya yang keluar sendiri karena merasa tidak nyaman untuk melanjutkan proses pendidikan. Saat itu saya mengambil jurusan pendidikan matematika dan sebelumnya tak ada satu pun yang percaya kalau saya akan lolos dalam testing masuk ke universitas tersebut. Tetapi anda juga tahu kalau Tuhan sudah percaya maka siapapun akan mendapatkan hal yang diinginkan. Saat itu saya tanpa persiapan dan tanpa belajar layaknya kebiasaan orang yang mau masuk ke perguruan tinggi negeri.

Meskipun hanya kuliah satu semester, namun saya mendapatkan hal penting yang mungkin saja dianggap tak berguna oleh sebagian teman saya saat itu. Sebab di perguruan tinggi itulah saya mengenal yang namanya internet dan bagi saya ini merupakan hal yang sangat menarik dibandingkan materi kuluah .

Saya mencoba untuk belajar secara otodidak , sama sekali tak ada yang membimbing secara langsung hingga akhirnya hal itu berguna bagi saya dengan segala kendala dan hambatan yang muncul dikemudian hari. Selepas kuliah saya berupaya melanjutkan pencarian makna dan kesejatian diri , berusaha silaturakhmi ke ulama ulama dan kyai yang ikhlas hatinya untuk menempuh ilmu yang berguna.

Bahkan tidur di kuburan yang sepi pun pernah saya jalani ,tempat tempat angker yang dianggap wingit semua itu bukan hal yang asing, karena sejak kecil saya memang sudah biasa puasa sunnah sampai terkadang dilarang orang tua akibat badan jadi tambah kurus. Jalan kaki hingga berkilo kilo meter pernah juga saya tempuh tanpa membawa bekal uang atau persiapan dana, namun tak boleh meminta apapun dari orang lain yang ditemui. Semua itu bagian dari perjalanan hidup sebagai manusia yang selalu berbuat dosa dan kesalahan.

Lalu pekerjaan saat ini bagaimana atau kisah dalam bekerja seperti apa ? Penulis pernah bekerja sebagai sukarelawan yang mengajar di madrasah dan sekolah selama 4 tahun, tujuan utama mengajar tidak untuk mendapatkan uang, namun hanya sebagai bentuk kepedulian saja kepada sesama umat manusia yang sedang memerlukan ilmu.

Terus uangnya darimana ? Untuk mendapatkan uang maka saya melakukan langkah lain di malam hari setelah isya (tetapi bukan mencuri ), saya diberi Tuhan satu kemampuan untuk menulis segala hal yang bisa saya kerjakan, sebagian orang percaya dengan saya dan mengajukan permintaan penulisan dengan bayaran lumayan. Semua tulisan ditujukan untuk keperluan online, mungkin saja anda sudah membaca tulisan saya ditempat lain tanpa disadari.

Jumlah uang yang diterima berapa ? Berapa ya , kalau jumlahnya mungkin tak bisa saya sebutkan ya, namun sejak saya menikah pun saya menafkahi keluarga dengan full online, bukan hanya membuat tulisan, namun saya dipercaya mengelola dan memange situs web milik orang lain yang ditujukan untuk keperluan bisnis sesuai bidang yang mereka tekuni.

Saya sudah menulis ribuan artikel dengan topik masalah yang berbeda beda meski tidak saya bukukan , karena era saat ini buku buku hampir digantikan oleh media online sebagaimana yang selalu saya yakini sejak beberapa tahun lalu sebelum internet boomning di Indonesia.

Terus cara saya menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pembaca bagaimana? Saya selalu ,memohon petunjuk pada Alloh untuk tiap masalah yang diajukan oleh pembaca, terkadang jawaban tidak langsung muncul saat ini, adakalanya sangat cepat dan tak jarang pula sampai berhari hari baru ada jawaban yang lebih mendekati kebenaran.

Untuk pertanyaan pertanyaan yang bersifat logis maka tidak membutuhkan tambahan nuansa spiritual, tetapi melalui pendayagunaan akal yang sudah dikaruniakan Alloh kepada tiap manusia. Khusus pertanyaan yang diluar akal sehat atau menyentuh sisi ruhani spiritual maka saya akan menempuh lelaku yang diajarkan oleh guru saya . Kebetulan dari garis keturunan , salah satu eyang /kakek buyut saya merupakan seorang pertapa yang pernah bertapa selama puluhan tahun . Tetapi itu bukan andalan atau kebanggan , yang saya andalkan hanya Alloh SWT Yang Maha Segalanya.

Apakah untuk bertanya akan dikenakan biaya? Tidak , saya tak memberlakukan biaya konsultasi, semua bisa saya berikan secara gratis. Saya tak tahu apakah ini kebaikan atau bukan, namun yang jelas Tuhan telah memberikan balasan balasan yang lebih baik dengan kepercayaan ditempat lain seperti pengelolaan web, pemasaran dan promosi produk secara online ke pasar lokal, nasional hingga mencoba masuk pasar internasional. Semua dilakukan secara otodidak berdasarkan pengalamn pribadi..

Sehingga anda pun bisa bertanya, selama saya bisa menjawabnya maka akan saya upayakan untuk membahasnya secara langsung di situs web IklanIndonesia.web.id. Pertanyaan dapat diajukan pada saat ruang konsultasi dibuka kembali. Jika belum dibuka kembali maka saya sedang mengerjakan hal lain agar penanya tidak kecewa menunggu jawaban.

Semua yang saya terima belum saya syukuri sepenuhnya, itulah mengapa saya menyebut diri sendiri penuh dengan dosa dan kesalahan, namun saya juga ingin belajar pada pembaca, belajar dengan semua orang dan membina hubungan yang baik pada semua umat manusia tanpa memandang golongan, agama dan unsur pembeda lainnya. Terima kasih dan doa sukses untuk kita semua – IklanIndonesia.web.id